Senin, 10 Maret 2014

Fungsi Colustrum



Fungsi Kolostrum
Immunoglobulin (Ig) adalah sejenis protein yang dihasilkan oleh sel plasma (sel B Lymphocyte) yang bertindak untuk sistem imun. Immunoglobulin (Ig) terdiri daripada IgG, IgM, IgD, IgE, IgA. Rangkaian Immunoglobulin (Ig) ini lazimnya disebut Immunoglobulin Gamma atau Immune Gamma Globulin.
Sistem imun adalah satu organisasi kompleks yang merangkumi sel darah putih, tulang sumsum, antibodi dan kelenjar timus. Semua sel darah putih dalam saluran darah adalah sel imun yang dikenal sebagai Leukocytes.
Kolostrum pada sapi memiliki IgG sebagai antibodi terbanyak di dalamnya yaitu 86% dimana IgG yang didapat pada kolostrum manusia hanya 2% saja. Ini menunjukkan faktor IgG di dalam kolostrum sapi lebih tinggi berbanding IgG daripada kolostrum manusia, yaitu 40 kali lipat.
IgG
Merupakan komposis tertinggi dalam antibodi, mengaktifkan sel darah putih untuk menentang serangan kuman bakteria, terutama E Coli, kuman bakteria yang kerap dijumpai pada usus pesakit.
IgA
Juga dikenali sebagai mukos antibodi, mencegah serangan kuman bakteria daripada melekat pada dinding organ. Juga membantu menghasilkan protein yang mencukupi untuk badan manusia. mengekalkan kesejahteraan dan kejelitaan
IgD
Membekalkan haba (memanaskan). membantu penyerapan kalsium dan pengagihan/distribusikan kalsium pada tulang badan
IgE
Fungsi sebagai bahan peroksida, melindungi sel-sel membran. menghalang sebarang tumbesaran sel penvakit, menguatkan tulang, sistem saraf dan bahagian otak manusia
IgM
Antibodi ini dihasilkan oleh sel-B dan dijumpai pada tulang, usus makan, paru-paru dan kelenjar limpah. Antibody ini juga dapat mengaktifkan penghasilan sel darah merah, membekalkan oksigen & mempercepatkan proses meneutralisasi sebarang racun kuman bakteria yang dijumpai dalam badan manusia.
IgF
Membantu pengaktifan dan pertumbehan sel-sel organ dan hormon. Membantu mempercepatkan dan mengukuhkan tumbesaran sel, membaiki pulih tisu sel-sel yang rusak, menggantikan protein pada bahagian bawah kulit dan menguatkan tulang. Juga membantu untuk menenangkan badan
Kolostrum - Faktor Kekebalan Tubuh
Faktor kekebalan tubuh (faktor imun) adalah kombinasi dari berbagai faktor yang berfungsi mencegah dan melawan berbagai jenis penyakit dan infeksi. Setiap faktor berperan khusus dalam pertahanan tubuh terhadap serangan organisme penyebab penyakit (patogen). Berbagai faktor ini juga menyeimbangkan pengaturan fungsi imun dan membantu mencegah penyakit
Ada beragam jenis faktor imun dalam kolostrum antara lain sebagai berikut:

Imunoglobulin (Ig) Imunoglobulin (Ig) merupakan komponen yang terpenting dalam kolostrum. Imunoglobulin adalah sejenis protein khusus yang dihasilkan oleh tubuh (oleh sel limfosit B) sebagai respons spesifik terhadap serangan substansi asing (antigen) seperti mikroba. Imunoglobulin tertentu diarahkan secara khusus terhadap antigen yang memicu pembentukan Imunoglobulin tersebut. Kolostrum sapi mengandung semua kelompok Imunoglobulin yang ditemukan dalam kolostrum manusia yaitu IgG,IgA, IgM, IgE dan IgD. Imunoglobulin yang paling berlimpah adalah IgG. Kolostrum manusia mengandung IgG sekitar 2%, sedangkan kolostrum sapi mengandung IgG hingga 40x dari jumlah tersebut.
  • Laktoferin : protein yang berperan sebagai anti virus, anti bakteri, anti radang (inflamasi), anti alergi, anti jamur, anti parasit dan anti toksin.
  • Laktoferin : protein yang berperan sebagai anti virus, anti bakteri, anti radang (inflamasi), anti alergi, anti jamur, anti parasit dan anti toksin.
  • Polipeptida : Kaya akan Prolin yang mengatur aktivitas sistem imun tubuh dan mencegah penyakit Autoimune Disorder akibat sistem imun yang berlebih.
  • Oligosakarida : merupakan kelompok gula (sakarida) yang mengikat bakteri penyerang dan mencegah bakteri melekat atau menembus dinding usus seperti pada sindrom kebocoran usus (leaky gut syndrome).
  • Cytokine : terdapat Interleukine 1 & 6, Interferon Y dan berbagai Limfokin, semuanya berguna menstimulasi produksi immunoglobulin dan mengatur intensitas fungsi imun.
  • Laktalbumin : membantu meningkatkan kadar Serotonin Otak dan memperbaiki susana hati (mood) pada kondisi stress.
  • Lisozim : telah terbukti dapat membunuh virus dan bakteri.
Kolostrum – Faktor Pertumbuhan
Berbagai studi kedokteran menunjukkan bahwa komposisi faktor pertumbuhan yang vital pada kolostrum sapi sangat identik dengan komposisi kolostrum manusia. Faktor pertumbuhan merangsang pertumbuhan dan regenerasi selain mempercepat perbaikan otot, tulang, kulit, jaringan ikat, jaringan saraf, dan tulang rawan. Faktor pertumbuhan juga membangun otot yang tak berlemak, membantu membakar lemak tubuh sebagai energi, membantu penyembuhan luka dan memulihkan kerusakan tubuh akibat penyakit. Juga dapat membantu mengembalikan elastisitas kulit dan memperlambat tanda-tanda penuaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar